Melalui proses pergumulan yang cukup panjang sejak tahun 2000, Tuhan menaruh Visi di hati Ibu Pdt. Marintan Sitorus, M.Thagar Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) memiliki Sekolah Tinggi Teologi sebagai dapur pembentukan Hamba-hamba Tuhan dijajaran GMII. Visi ini terus dibagikan dan disosialisasikan kepada teman-teman hamba Tuhan dijajaran GMII dan kepada jemaat-jemaat serta dalam pertemuan-pertemuan Majelis Wilayah secara khusus Majelis Wilayah I dan III yang kemudian ditindaklanjuti dengan membuat proposal pendirian Sekolah Tinggi Teologi yang ditujukan kepada Ketua Umum Majelis Sinode GMII di jakarta, tanggal, 23 Juli 2012 yang diantar langsung oleh ibu Pdt.Marintan Sitorus, M.Th dan diserahkan kepada Ketua Sinode di Kantor Sinode bapak Pdt. Dr. Dick D. Ngelyaratan. Respon dari ketua Sinode terhadap rencana pendirian Sekolah Tinggi Teologi ini sangat baik dan mengatakan ini akan menjadi wacana dan pokok doa kita, selain itu proposal tersebut dikirim kepada semua Ketua Majelis Wilayah dari Wilayah I s/d XVI GMII.
Pemberian nama untuk Sekolah Tinggi Teologi ini, diambil dari nama Gereja Misi Injili Indonesia dan juga Yayasan Misi Injili Indonesia, sehingga seiring dengan kedua nama lembaga ini, maka Sekolah Tinggi Teologi yang akan didirikan ini diberi nama Sekoah Tinggi Teologi Misi Injii Indonesia yang di Singkat STT MISIA, dengan harapan alunmi STT MISIA terpanggil menjadi hamba Tuhan yang berhati misi baik di dalam negeri maupun diluar negeri untuk melaksanakan tugas Amanat Agug Tuhan Yesus yang terdapat dalam Matius 28: 19-20.
Dengan tidak berhenti mendoakan dan terus mensosialisasikan pendirian Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia dijajaran GMII dengan harapan bahwa pada Sidang Sinode GMII yang ke- V tahun 2015 rencana pendirian Sekolah Tinggi Teologi ini dapat terealisasi, tetapi ternyata hal ini belum dapat terakomodir.Namun dengan rahmat dan anugerah Tuhan melalui Ketua Umum Majelis Sinode GMII terpilih periode 2015-2020 yaitu bapak Pdt.Dr. Jesias F.Palandi pada 8Januari2016 menbicarakan kembali recana pendirian Sekolah Tinggi Teologi ini kepada ibu Pdt.Marintan Sitorus, M.Th di ruangan kantor pak Fahruji, S. Sos, M.Si (Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilu Prov. Kalimantan Barat)yang selanjutnya dari hasil pembicaraan itu sebagai tindak lanjutnya dikeluarkan Surat Keputusan panitia pendirian Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia (STT MISIA), dengan Nomor: 01.Kep/STT/MISIA/II/2016 tentang Pembentukan Panitia Persiapan Sekolah Tinggi Teologi MISIA (STT MISIA) di Sintang Provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 16 Februari 2016 yang anggotanya:
- Junaidi Akian, S.Th (Penanggung jawab)
- Fahruji, S. Sos, M.Si (Penanggung Jawab)
- Marintan Sitorus, M.Th (Ketua)
- Padoli Kairo, M.Th (Sekretaris)
- Simson Mboroh, MA (Bendahara)
- G Ezra Ranti, M.Th (Seksi Kurikulum)
- Deky Yulius Kansil, M.Th (Seksi Kurikulum)
- Ramidi Saragih S.Th (Seksi Sarana prasarana)
- Poniman, S.Kep (Seksi Hubungan Masyarakat)
Dengan rahmat dan anugrah Tuhan, akhirnya pada tanggal 29 Juli 2016, Pengurus Sinode GMII dalam hal ini KetuaUmum Majelis Sinode GMII mengeluarkan Surat Keputusan Pendirian Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia Nomor: 043/SINODE/GMII-SK1/VIII/2016 dan yang kemudian diresmikan oleh Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno, M.Med.Ph pada tanggal 29 Juli 2016, dengan kelengkapan pengurus pelaksana :
- Ketua : Pdt.Marintan Sitorus, MTh
- Puket I (Akademik) : Pdt.Ezra G Ranti, M.Th
- Puket II (Admistrasi) : Vic. Padoli, M.Th
- Puket III (Kemahasiswaan) : Pdt.Deky Yulius Kansil, M.Th
- Puket IV (Pelayanan) : Pdt.Simson Mboroh, MA
Kemudian tanggal 10 Agustus 2017 pengurus Majelis Sinode GMII mengeluarkan SuratKeputusantentang perubahan personil pengurus Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia oleh karena bapak Pdt.Deky Yulius Kansil, M.Th mengundurkan diri dari Sinode GMII, maka kepengurusan pada waktu itu adalah sebagai berikut :
- Ketua : Pdt.Marintan Sitorus, MTh
- Puket I (Akademik) : Pdt.Ezra G Ranti, M.Th
- Puket II (Admistrasi) : Pdt.Padoli, M.Th
- Puket III (Kemahasiswaan) : Pdt.Simson Mboroh, MA
- Puket IV (Pelayanan) : Pdt.Nicolas Bidjae, MA
Setelah itu pengurus Sinode GMII kembali mengeluarkan Surat Keputusan tertanggal14 Juli 2018 untuk pengangkatan pengurus Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia dengan nama-nama berikut ini :
- Ketua : Marintan Sitorus, M.Th
- Wakil Ketua I : Ezra G.Ranti, M.Th
- Waki Ketua II : Boni Demak Hasudungan Situmorang, M.Th
- Wakil Ketua III : Padoli, M.Th
- Wakil Ketua IV : Simson Mboroh, MA
Perjuangan yang dalam rencana dan kehendak Tuhan tidak pernah sia-sia dimana sesuai dengan Peraturan Pemerintah bahwa semua Sekolah Tinggi Teologi harus mendapat izin penyelenggara Institusi dan izin prodi dari Ditjen Kementerian Agaman Bimas Kristen RI, sekali lagi dengan anugrah dan semata-mata karena pertolongan Tuhan kita Yesus Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia(STT MISIA) akhirnya pada tanggal 10 Juli 2019 mendapat Izin Pendirian Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI No. 340 Tahun 2019 dan Izin Prodi Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI No. 341 Tahun 2019 dengan nama SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MISI INJILI INDONESIA SINTANG.
Puji Tuhan sampai hari ini Tuhan terus menolong dan memimpin perjalan sekolah ini hingga sudah memasuki angkatan ke IV, dan kehadiran sekolah ini sangat menolong pelayanan di jajaran Gereja Misi Injili Indonesia dan dan lembaga pelayanan lainnya, karena dalam program pembentukan di sekolah Tinggi Teologi Misi Injii Indonesia Sintang ada pelayanan Weekend, pelayanan antar semester dan pelayan praktek 1 (satu) tahun dimana mahasiswa diutus untuk membantu pelayanan di jajaran GMII di Majelis Wilayah I untuk weekend dan pelayanan antar semeter di Majelis Wilayah I, II, III, IV dan XVIsementara untuk pelayanan 1 tahun dibeberapa wilayah di Indonesia.
Selain dari pada itu untuk sekarang ini masih tetap berjuang dalam mempersiapkan diri untuk sekolah ini dapat di akreditasi BAN PT. Tuhan yang sudah menolong dalam pendirian Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia Sintang, maka Tuhan itu juga yang akan menolong dalam pengurusan untuk akreditasi yang sementara dikerjakan oleh Tim, kita berdoa supaya semuanya dapat berjalan dengan baik dan tepat pada waktu Tuhan sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia Sintang mendapat akreditasi.
